With0ut a WorD...

without a word, you made me know love
without a word, you gave me your love
made me fill my self with your every breath,
then you ran away
without a word, love left me
without a word, love tossed me aside
not knowing what to say,
my lips must have been surprised,
because you came without a word...

sA pe bkak bl0g nih kne FoLLoW.... haha (",)v

Showing posts with label .:.Perkongsian ilmu.:.. Show all posts
Showing posts with label .:.Perkongsian ilmu.:.. Show all posts

Thursday, May 5, 2011

bcer n renungiLah...... (~_~)

ADAB BERBICARA BAGI WANITA MUSLIMAH

Wahai saudariku muslimah………

1) Berhati-hatilah dari terlalu banyak berceloteh dan terlalu banyak berbicara, Allah Ta’ala berfirman:

” لا خير في كثير من نجواهم إلا من أمر بصدقة أو معروف أو إصلاح بين الناس ” (النساء: الآية 114).

Artinya:

“Dan tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma’ruf, atau mengadakan perdamaian diantara manusia “. (An nisa:114)

Dan ketahuilah wahai saudariku,semoga Allah ta’ala merahmatimu dan menunjukimu kepada jalan kebaikan, bahwa disana ada yang senantiasa mengamati dan mencatat perkataanmu.

“عن اليمين وعن الشمال قعيد. ما يلفظ من قولٍ إلا لديه رقيب عتيد ” (ق: الآية 17-18)

Artinya:

“Seorang duduk disebelah kanan,dan yang lain duduk disebelah kiri.tiada satu ucapanpun yang diucapkan melainkan ada didekatnya malaikat pengawas yang selalu hadir” (Qaaf:17-18).

Maka jadikanlah ucapanmu itu menjadi perkataan yang ringkas, jelas yang tidak bertele-tele yang dengannya akan memperpanjang pembicaraan.

1) Bacalah Al qur’an karim dan bersemangatlah untuk menjadikan itu sebagai wirid keseharianmu, dan senantiasalah berusaha untuk menghafalkannya sesuai kesanggupanmu agar engkau bisa mendapatkan pahala yang besar dihari kiamat nanti.

عن عبد الله بن عمرو رضي الله عنهما- عن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” يقال لصاحب القرآن: اقرأ وارتق ورتّل كما كنت ترتّل في الدنيا فإن منزلتك عند آخر آية تقرؤها رواه أبو داود والترمذي

Dari abdullah bin ‘umar radiyallohu ‘anhu, dari Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, beliau bersabda:

dikatakan pada orang yang senang membaca alqur’an: bacalah dengan tartil sebagaimana engkau dulu sewaktu di dunia membacanya dengan tartil, karena sesungguhnya kedudukanmu adalah pada akhir ayat yang engkau baca.

HR.abu daud dan attirmidzi

2) Tidaklah terpuji jika engkau selalu menyampaikan setiap apa yang engkau dengarkan, karena kebiasaan ini akan menjatuhkan dirimu kedalam kedustaan.

عن أبي هريرة رضي الله عنه أن النبي صلى الله عليه وسلم قال: ” كفى بالمرء كذباً أن يتحدّث بكل ما سمع “

Dari Abu hurairah radiallahu ‘anhu,sesungguhnya Nabi shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda: “Cukuplah seseorang itu dikatakan sebagai pendusta ketika dia menyampaikan setiap apa yang dia dengarkan.”

(HR.Muslim dan Abu Dawud)

3) jauhilah dari sikap menyombongkan diri (berhias diri) dengan sesuatu yang tidak ada pada dirimu, dengan tujuan membanggakan diri dihadapan manusia.

عن عائشة – رضي الله عنها- أن امرأة قالت: يا رسول الله، أقول إن زوجي أعطاني ما لم يعطني؟ قال رسول الله صلى الله عليه وسلم: ” المتشبّع بما لم يُعط كلابس ثوبي زور “.

Dari aisyah radiyallohu ‘anha, ada seorang wanita yang mengatakan:wahai Rasulullah, aku mengatakan bahwa suamiku memberikan sesuatu kepadaku yang sebenarnya tidak diberikannya.berkata Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam,: orang yang merasa memiliki sesuatu yang ia tidak diberi, seperti orang yang memakai dua pakaian kedustaan.” (muttafaq alaihi)

4) Sesungguhnya dzikrullah memberikan pengaruh yang kuat didalam kehidupan ruh seorang muslim, kejiwaannya, jasmaninya dan kehidupan masyarakatnya. maka bersemangatlah wahai saudariku muslimah untuk senantiasa berdzikir kepada Allah ta’ala, disetiap waktu dan keadaanmu. Allah ta’ala memuji hamba-hambanya yang mukhlis dalam firman-Nya:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم… ” (آل عمران: الآية 191).

Artinya:

“(yaitu) orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring…” (Ali imran:191).

5) Jika engkau hendak berbicara,maka jauhilah sifat merasa kagum dengan diri sendiri, sok fasih dan terlalu memaksakan diri dalam bertutur kata, sebab ini merupakan sifat yang sangat dibenci Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, dimana Beliau bersabda:

” وإن أبغضكم إليّ وأبعدكم مني مجلساً يوم القيامة الثرثارون والمتشدقون والمتفيهقون “.

“sesungguhnya orang yang paling aku benci diantara kalian dan yang paling jauh majelisnya dariku pada hari kiamat : orang yang berlebihan dalam berbicara, sok fasih dengan ucapannya dan merasa ta’ajjub terhadap ucapannya.”

(HR.Tirmidzi,Ibnu Hibban dan yang lainnya dari hadits Abu Tsa’labah Al-Khusyani radhiallahu anhu)

6) Jauhilah dari terlalu banyak tertawa,terlalu banyak berbicara dan berceloteh.jadikanlah Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, sebagai teladan bagimu, dimana beliau lebih banyak diam dan banyak berfikir beliau Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, menjauhkan diri dari terlalu banyak tertawa dan menyibukkan diri dengannya.bahkan jadikanlah setiap apa yang engkau ucapkan itu adalah perkataan yang mengandung kebaikan, dan jika tidak, maka diam itu lebih utama bagimu. Rasulullah Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam, bersabda:

” من كان يؤمن بالله واليوم الآخر فليقل خيراً أو ليصمت “.

” Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir,maka hendaknya dia berkata dengan perkataan yang baik,atau hendaknya dia diam.”

(muttafaq alaihi dari hadits Abu Hurairah radhiallahu anhu)

8) jangan kalian memotong pembicaraan seseorang yang sedang berbicara atau membantahnya, atau meremehkan ucapannya. Bahkan jadilah pendengar yang baik dan itu lebih beradab bagimu, dan ketika harus membantahnya, maka jadikanlah bantahanmu dengan cara yang paling baik sebagai syi’ar kepribadianmu.

9) berhati-hatilah dari suka mengolok-olok terhadap cara berbicara orang lain, seperti orang yang terbata-bata dalam berbicara atau seseorang yang kesulitan berbicara.Alah Ta’ala berfirman:

” يا أيها الذين آمنوا لا يسخر قوم من قوم عسى أن يكونوا خيراً منهم ولا نساء من نساء عسى أن يكن خيراً منهن ” (الحجرات: الآية 11).

“Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik.”

(QS.Al-Hujurat:11)

10) jika engkau mendengarkan bacaan Alqur’an, maka berhentilah dari berbicara, apapun yang engkau bicarakan, karena itu merupakan adab terhadap kalamullah dan juga sesuai dengan perintah-Nya, didalam firman-Nya:

: ” وإذا قرىء القرآن فاستمعوا له وأنصتوا لعلكم ترحمون ” (الأعراف: الآية 204).

Artinya: “dan apabila dibacakan Alqur’an,maka dengarkanlah dengan baik dan perhatikanlah dengan tenang agar kalian diberi rahmat”. Qs.al a’raf :204

11) bertakwalah kepada Allah wahai saudariku muslimah,bersihkanlah majelismu dari ghibah dan namimah (adu domba) sebagaimana yang Allah ‘azza wajalla perintahkan kepadamu untuk menjauhinya. bersemangatlah engkau untuk menjadikan didalam majelismu itu adalah perkataan-perkataan yang baik,dalam rangka menasehati,dan petunjuk kepada kebaikan. perkataan itu adalah sebuah perkara yang besar, berapa banyak dari perkataan seseorang yang dapat menyebabkan kemarahan dari Allah ‘azza wajalla dan menjatuhkan pelakunya kedalam jurang neraka. Didalam hadits Mu’adz radhiallahu anhu tatkala Beliau bertanya kepada Nabi Shallallahu Alaihi wa aalihi wasallam: apakah kami akan disiksa dengan apa yang kami ucapkan? Maka jawab Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda:

” ثكلتك أمك يا معاذ. وهل يكبّ الناس في النار على وجوههم إلا حصائدُ ألسنتهم ” ( رواه الترمذي).

“engkau telah keliru wahai Mu’adz, tidaklah manusia dilemparkan ke Neraka diatas wajah-wajah mereka melainkan disebabkan oleh ucapan-ucapan mereka.”

(HR.Tirmidzi,An-Nasaai dan Ibnu Majah)

12- berhati-hatilah -semoga Allah menjagamu- dari menghadiri majelis yang buruk dan berbaur dengan para pelakunya, dan bersegeralah-semoga Allah menjagamu- menuju majelis yang penuh dengan keutamaan, kebaikan dan keberuntungan.

13- jika engkau duduk sendiri dalam suatu majelis, atau bersama dengan sebagian saudarimu, maka senantiasalah untuk berdzikir mengingat Allah ‘azza wajalla dalam setiap keadaanmu sehingga engkau kembali dalam keadaan mendapatkan kebaikan dan mendapatkan pahala. Allah ‘azza wajalla berfirman:

” الذين يذكرون الله قياماً وقعوداً وعلى جنوبهم “. (آل عمران: الآية 191)

Artinya: “(yaitu) orang – orang yang mengingat Allah sambil berdiri,atau duduk,atau dalam keadaan berbaring” (QS..ali ‘imran :191)

14- jika engkau hendak berdiri keluar dari majelis, maka ingatlah untuk selalu mengucapkan:

” سبحانك الله وبحمدك أشهد أن لا إله إلا أنت، أستغفرك وأتوب إليك “.

“maha suci Engkau ya Allah dan bagimu segala pujian,aku bersaksi bahwa tidak ada Ilah yang berhak untuk disembah kecuali Engkau, aku memohon ampun kepada-Mu, dan aku bertaubat kepada-Mu”

___________________________________

Ditulis oleh: Haya Bintu Mubarak Al-Buraik
Dari kitab: mausu’ah al-mar’ah al-muslimah: 31-3

Monday, May 2, 2011

Jadikan Allah 'Majikan Tertinggi... (~_~)v

Lalalala..Hari-hari kerja! Bosan dengan kerja...

Memang mengena lagu yang dinyanyikan oleh kumpulan Meet Uncle Hussein ini. Kadang-kala kita berasa penat dan bosan dengan pekerjaan yang sedang kita lakukan.

Mahu saja rasanya letak jawatan dan duduk di rumah 'goyang kaki'. Namun, apabila terbayangkan wang ringgit yang amat diperlukan dalam kehidupan, pantas saja digerakkan kaki yang terasa malas dan berat, melangkah ke tempat kerja. Mulut pula mula mengomel, "kalau tak kerja, macam mana la nak hidup..".  Inikah makna sebenar kerja pada kita?

Sejak dari kecil lagi, kita diajar membina impian kerjaya oleh ibu dan ayah. Malah, di sekolah juga para guru selalu meniupkan semangat kepada kita agar menjadi seorang yang mempunyai cita-cita. Pertanyaan yang wajib kita dengar saat semakin membesar, "dah besar nanti anak mama nak jadi apa?". 

Lalu, dari situ kita mula mencipta imaginasi tentang hebatnya untuk menjadi seperti apa apabila dewasa nanti. Tanpa diketahui maksud sebenarnya, lantang saja kita menjawab, "nak jadi cikgu!". Kini, tak disangka-sangka cita-cita itu tidak kesampaian walau kita telah melepasi puncak menara gading. Apakan daya, ini rezeki yang Allah tentukan.


Niat Pemangkin Semangat

Tidak berjaya menjadi seperti apa yang kita impikan sememangnya amat mengecewakan. Namun, mestilah diingat bahawa di mana jua kita diletakkan, di situlah rezeki kita dan tempat kita berusaha. Justeru, walau pekerjaan itu bukanlah bertepatan dengan minat kita sendiri, kita seharusnya mempunyai azam untuk bekerja dengan ikhlas, jujur dan memegang amanah tersebut dengan niat kerana Allah. Bukan sekadar bekerja kerana gaji atau lebih tepat lagi seperti yang selalu disebut, "nak hidup punya pasal..".

Setiap apa yang kita lakukan semuanya bermula dengan niat. Niat itulah yang menjadi titik mula bagaimana kita akan memikul tugas yang digalas. Niat bekerja kerana Allah akan memandu setiap perbuatan kita dalam menghasilkan mutu kerja yang cemerlang dan berkualiti. Seperti mana kita menyebut berulang kali Surah al-An'am ayat 162 di dalam solat,

"Katakanlah: Sesungguhnya sembahyangku, ibadatku, hidupku dan matiku untuk Allah, Tuhan sekalian Alam".

Kalimah yang kita ucapkan pada Allah dengan bersungguh-sungguh itu perlulah kita ingati ketika menjalankan pekerjaan duniawi. Kerja harus dianggap sebagai ibadah yang dimulakan dengan niat yang baik berserta istiqamah.

Sabda Rasul SAW,

"Bahawa Allah mencintai seseorang yang apabila ia mengerjakan sesuatu kerja, ia laksanakan dengan cemerlang." (Hadis riwayat Abu Ya'la)


Dari kita merungut kemalasan dan mengenang nasib di pagi hari saat bangun tidur, adalah lebih baik jika kita berniat untuk bangun bekerja kerana Allah. Sudah pasti badan terasa lebih kuat, minda terasa lapang dan hati terisi dengan semangat yang positif. Simptom seperti makan 'gaji buta' dan 'curi tulang' pasti dapat dielakkan. Ada yang berkata, masalah di tempat kerja yang membuatkan semangat untuk menjalankan tugas terasa lemah dan minat yang sememangnya ada seakan hilang.
  

Jujur dan Istiqamah

Kadang-kala timbul masalah tidak 'sekepala' dengan rakan-rakan sekerja. Majikan pula selalu merungut ada saja perkara yang tidak kena. Inilah ujian dan dugaan di alam pekerjaan. Tidak mungkin kita boleh 'ngam' dengan semua orang disekeliling kita.
Apa yang membuatkan kita mampu bertahan dan terus bekerja dengan gembira adalah dengan menjadi seorang yang bijak mengawal keadaan. Berfikiran positif dan selalu memperbaiki diri adalah faktor utama menangani situasi ini. Jangan dek sedikit saja onak duri yang mendatang, mulalah merangka surat perletakkan jawatan!

Perkara yang paling menguji diri kita sebagai seorang pekerja juga adalah elemen kejujuran. Sukar untuk menjadi jujur walau tidak 'mengulat' selama satu minit sahaja.
Menyalahgunakan kemudahan-kemudahan yang disediakan oleh syarikat untuk kepentingan sendiri. Kita anggapkan tiada siapa yang tahu dan melihat, jadi tidak apalah.
Kebetulan pula bos tidak datang, kita pun bersuka-suka dan tidak serius dalam bekerja. Ada juga yang buat kerja alai-balai kerana tidak suka pada majikan. Jadikanlah Allah sebagai 'majikan' tertinggi, maka kita akan jujur dalam menjalankan tugas.

Apabila niat bekerja kerana Allah, disulami dengan keikhlasan, kesungguhan dan istiqamah, mudah-mudahan setiap pergerakan kita bermula dari kita keluar rumah, semasa di tempat kerja sehinggalah perjalanan pulang ke rumah dikira sebagai ibadah di sisi Allah.
Ganjaran di dunia dan kemuliaan di akhirat itulah yang harus kita genggam sebagai matlamat dalam kerjaya. 

Firman Allah SWT,

"Maka apabila telah ditunaikan solat, bertebaranlah kamu di muka bumi dan carilah kurnia (rezeki) Allah dan ingatlah akan Allah sebanyak-banyaknya, mudah-mudahan kamu berjaya." (al-Jumu'ah: 10)


Apabila niat bekerja kerana Allah, disulami dengan keikhlasan, kesungguhan dan istiqamah, mudah-mudahan setiap pergerakan kita bermula dari kita keluar rumah, semasa di tempat kerja sehinggalah perjalanan pulang ke rumah dikira sebagai ibadah di sisi Allah.

Thursday, April 7, 2011

muHasabaH diRi..... (!_!).....


Renungan Kehidupan...

Setelah solat malam, ditengah keheningan malam … 
cuba kita semua renungkan tentang:~ :

1. KEPALA kita! 

Apakah ia sudah kita tundukkan, rukukkan dan
sujudkan dengan segenap
kepasrahan seorang hamba
yang tiada daya di hadapan
Allah Yang Maha Perkasa??atau ia masih
tetap berdiri megah dengan segala keangkuhan dan
kesombongan sebagai seorang manusia?

2. MATA kita!

Apakah ia sudah
kita gunakan untuk menatap
keindahan dan keagungan
ciptaan-ciptaan Allah Yang Maha Kuasa, atau kita gunakan untuk
melihat perkara-perkara keji dan maksiat?

3. TELINGA Kita!

Apakah ia sudah kita gunakan untuk
mendengarkan suara azan,
bacaan Al Quran, seruan
kebaikan, atau kita gunakan
utk mendengar perkara yang sia-sia dan tidak bermakna?

4. HIDUNG Kita! 

Apakah sudah
kita gunakan untuk mencium
sejadah yang terhampar di
tempat solat, mencium anak-anak tercinta serta
mencium kepala anak-anak yatim piatu yang telah kehilangan kedua
orang tua??Ingatlah,mereka sangat 
mendambakan cinta dari orang yang menyayangi mereka.

5. MULUT kita!

Apakah sudah kita
gunakan untuk bercakap tentang
kebenaran dan kebaikan??
nasihat-nasihat bermanfaat serta kata-kata bermakna..
atau kita gunakan untuk
mengatakan kata-kata tak
berguna dan berbisa serta
mengeluarkan penyakit lisan seperti:
bergibah, memfitnah, mengadu domba, berdusta
bahkan menyakiti hati sesama manusia?

6. TANGAN Kita!

Apakah sudah
kita gunakan utk bersedekah
kepada orang yang lemah, membantu
sesama yang kena musibah,
membantu sesama yang memerlukan bantuan, mencipta karya yang
berguna bagi ummat atau kita gunakan untuk mencuri,
merompak, menzalimi orang lain serta merampas
hak-hak serta harta orang yang tak berdaya?

7.KAKI Kita!

Apakah sudah kita
gunakan untuk melangkah ketempat ibadah, ke tempat
menuntut ilmu bermanfaat, ketempat-tempat pengajian
yang kian mendekatkan hati kita kepada Allah Yang Maha Penyayang
atau kita gunakan untuk melangkah ke tempat maksiat dan kejahatan?

8. DADA Kita!

Apakah didalamnya
tersimpan perasaan yang
lapang, sabar, tawakal dan
keikhlasan serta perasaan
selalu bersyukur kepada Allah Yang Maha Bijaksana,
atau di dalamnya tertanam ladang jiwa
yang tumbuh subur daun-daun takbur, biji-biji bakhil, benih iri
hati dan dengki serta
pepohonan berbuah riya?

9. PERUT kita! 

Apakah didalamnya diisi oleh makanan halal dan makanan
yang diperoleh dengan cara yang halal sehingga semua
terasa nikmat dan berkah. Atau didalamnya diisi oleh makanan
yang diperoleh dengan cara yang tidak halal, dengan segala
sifat tamak dan kerakusan kita?

10. DIRI kita!

Apakah kita sering
tafakur, tadabur, dan selalu
bersyukur atas setiap kurnia dan nikmat yang
diberi oleh Allah Yang Maha Berkuasa?

Renung-renungkanlah..Semoga kita Terhindar dari perbuatan maksiat dan sentiasalah istiqamah di jalanNYA..

InsyaAllah,Amin Allahumma Amin.

Tuesday, March 1, 2011

bagaimana jika Allah mencintai kita??? (~~,)v

Lazimnya andai kita mencintai atau merindui seseorang, kita mempunyai keinginan untuk memberitahu orang lain. Seboleh-bolehnya biar semua orang tahu bahawa kita sedang mencintainya. Hati merasa bahagia andai perasaan itu dapat dikongsikan bersama.

Melalui jaringan sosial seperti Facebook dan Twitter, kita dapat membaca pelbagai luahan mereka yang sedang bercinta. Antaranya:

"Saya sayang abang."

"Saya rindu ibu."

"Saya cinta kamu semua."
 
Agaknya, bagaimana pula jika Allah mencintai seseorang?

Dalam satu hadis, Rasulullah SAW pernah bersabda :

"Sesungguhnya Allah SWT jika mencintai seorang hamba, maka Dia memanggil malaikat Jibril dan berkata: "Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!" Maka Jibril pun mencintainya, lalu Jibril mengumumkannya kepada seluruh penduduk langit dan berkata: "Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintai dia." Maka seluruh penduduk langit pun mencintainya. Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini." (Hadis Riwayat Bukhari)

MasyaAllah! Lihatlah cinta Allah..Sungguh luar biasa hebat..

Ketika Allah mencintai seseorang, Allah yang Maha Agung tidak cukup dengan hanya mengatakan "Aku cinta si dia!"

Tetapi Allah memaklumkan kepada seluruh makhluk-Nya.

Apa kata Allah dalam hadis tersebut?

"Wahai Jibril, aku mencintai orang ini maka cintailah dia!"

Maka Jibril pun membuat pengumuman :

"Wahai penduduk langit, sesungguhnya Allah mencintai orang ini, maka cintai dia."

Kemudian orang itu pun dicintai oleh segenap makhluk Allah di muka bumi ini.

Oh Ar-Rahman Ar-Rahim, bahagianya mereka yang benar-benar dicintai Allah. Pasti hidup mereka sentiasa tenang dan diberkati.

Bayangkan jika semua pembaca iLuvislam.com disayangi Allah SWT. Pasti dunia ini dipenuhi dengan kebahagiaan.

Tidakkah kita mahu menjadi seorang yang benar-benar dicintai Allah?
 
Namun, selama ini, cinta siapa yang kita kejar?

jangan putus asa dengan d0a!!!... (**,)v

Alangkah ramai manusia yang bermohon kepada  Tuhan supaya dimakbulkan segala yang diinginkan, namun tidak jua dimakbulkan. Kemudian manusia mengeluh dan bersangka buruk kepada Tuhan, lantas putus asa mencari keredhaan-Nya. Itulah hakikat manusia saban hari.

"berdoalah kepadaKu, dan berimanlah agar kamu memperoleh kebenaran."
(surah Al-Baqarah:186)

Kita tidak berdoa pun Allah sudah sedia mengetahui segala isi hati manusia.

"dan Allah mengetahui apa yang kamu rahsiakan dan apa yang kamu lahirkan."
(surah An-Nahl:19)
 
Jadi, mengapa masih perlu berdoa?


Berdoa sebagai tanda pengabdian diri kita sebagai hamba yang hina lagi dhaif kepada Allah, tidak ada tempat bergantung selainNya.

"cukuplah DIA sebagai tempat manusia bergantung harap dan tawakal."
(surah At-Taubah:129)
 
Tapi, mengapa masih tak termakbul juga doa?

Pandanglah diri sendiri, adakah kita lebih mencintai Allah daripada kesenangan duniawi? Cepat atau lambat dimakbulkan itu urusan Ilahi, kerana Dia Maha Mengetahui perkara yang terbaik bagi setiap makhluk ciptaan-Nya.

" dan apabila manusia ditimpa bahaya, Dia berdoa kepada Kami dalam keadaan berbaring, duduk atau berdiri, tetapi setelah Kami hilangkan bahaya itu daripadanya, Dia (kembali) melalui (jalannya yang sesat), seolah-olah Dia tidak pernah berdoa kepada Kami untuk (menghilangkan) bahaya yang telah menimpanya. Begitulah orang-orang yang melampaui batas itu memandang baik apa yang selalu mereka kerjakan."
(surah Yunus:12)

Sekiranya kita tidak dapat perkara yang  dihajati, bersyukurlah dengan kondisi diri dinihari. Semakin dekat kita kepada Allah, semakin hebat dugaan. Itu membuktikan Allah sangat kasih kepada sekalian hamba-Nya, agar kita benar-benar ikhlas dalam mencari keredhaan-Nya serta tidak termasuk di dalam golongan yang lalai dan terbiar diabaikan.

Manusia yang diuji sedemikian rupa akan merasa manisnya iman, seolah-olah syurga sudah tersedia di hadapan mata, tapi ingatlah firman Allah dalam (surah Al-Baqarah:214) yang bermaksud:

"Ataukah kamu mengira bahawa kamu akan masuk syurga, padahal belum datang kepadamu (dugaan) seperti (yang dialami) orang-orang yang terdahulu sebelum kamu. Mereka ditimpa kemelaratan, penderitaan dan digoncang (dengan berbagai cubaan), sehingga Rasul dan orang-orang yang beriman bersamanya berkata, "Bilakah datangnya pertolongan Allah?". Ingatlah, sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat."

Sesungguhnya pertolongan Allah itu dekat, benarlah doa itu senjata orang-orang mukmin. Yakinlah dengan sepenuh hati. Dunia bukan syurga yang dicari, nikmat kesenangan dunia hanya setitis air di lautan sahaja.

10 petanda DIA j0d0h kite... hahaha.. (^^,)Y

Firman Allah SWT, bermaksud "Jika kamu menolong (agama) Allah, nescaya Dia akan menolongmu dan meneguhkan kedudukanmu" (Surah Muhammad, ayat 7)

Jodoh adalah perkara yang sudah ditetapkan oleh Allah yang maha Esa. Tetapi bagaimana kita mengetahui dia memang ditakdirkan untuk kita? Allah SWT mengurniakan manusia telinga untuk mendengar, mata untuk melihat dan aka untuk berfikir. Jadi gunakan sebaik-baiknya bagi mengungkapkan rahsia cinta yang ditakdirkan. Dua manusia yang rasa mereka dapat hidup bersama dan memang dijodohkan pasti memiliki ikatan emosi , spiritual dan fizikal antara keduanya. Apabila bersama, masing-masing dapat merasai kemanisan cinta dan saling memerlukan antara satu sama lain. Lalu gerak hati mengatakan, dialah insan yang ditakdirkan untuk bersama. Benarkah ia seperti yang diperkatakan?

Berikut adalah 10 petanda yang menunjukkan dia adalah jodoh kita :
1. Bersahaja

Kekasih kita itu bersikap bersahaja dan tidak berlakon. Cuba perhatikan cara dia berpakaian, cara percakapan, cara ketawa serta cara makan dan minum. Adakah ia spontan dan tidak dikawal ataupun kelihatan pelik. Kalau ia nampak kurang selesa dengan gayanya, sah dia sedang berlakon. Kadang-kadang, kita dapat mengesan yang dia sedang berlakon. Tetapi, apabila dia tampil bersahaja dan tidak dibuat-buat, maka dia adalah calon hidup kita yang sesuai. Jika tidak, dia mungkin bukan jodoh kita.

2. Senang Bersama

Walaupun kita selalu bersamanya, tidak ada sedikit pun perasaan bosan, jemu ataupun tertekan pada diri kita. Semakin hari semakin sayang kepadanya. Kita sentiasa tenang, gembira dan dia menjadi pengubat kedukaan kita. Dia juga merasainya. Rasa senang sekali apabila bersama. Apabila berjauhan, terasa sedikit tekanan dan rasa ingin berjumpa dengannya. Tidak kira siang ataupun malam, ketiadaannya terasa sedikit kehilangan.

Sunday, February 27, 2011

yg haram tetap haram right??!!!!!....... (~_~)v

Kami Couple, Tapi Islamic Way"
Assalamualaikum... Ni MO nak kongsi 1 kisah lagi.. Tadi terjumpa artikel ni kat FB group Srikandi Muslimah.. Jom sama-sama baca..

Kisahnya mengenai 3 org, Syafiq, Safura dan Muhammad. Syafiq dan Safura sama-sama belajar di SAM Bestari. Beberapa lama kemudian, Syafiq jatuh hati pada keayuan Safura. Matanya mengalahkan Zinnirah. Wajahnya berseri-seri dengan cahaya keimanan. Pergh!! Cantik sangatlah jika nak diceritakan. Tetapi, Syafiq cuba tahan. Dia tidak boleh meluahkan perasaan dia pada Safura sebab nanti takut kena tangkap dengan ajk pencegah maksiat sekolah.

beberapa tahun berlalu...Akhirnya, apabila Syafiq berada di Tingkatan 5, dia sudah tidak mampu bertahan. Dia mengatur langkah dan akhirnya, Safura tewas pada pujuk rayunya. Walaubagaimanapun, mereka ini sedar yang mereka orang Islam. Islam tidak membenarkan umatnya ber’couple’. Jadi mereka berpakat yang mereka ini hendak membuat satu revolusi dalam couple. "COUPLE ISLAMIC". Asal keluar, pergi tempat terbuka. Tak mainlah tempat gelap-gelap ni. Bukan itu sahaja, Safura kena pakai tudung labuh. Syafiq pula pakai serban dan jubah. Lepas itu mereka keluar bukan membuang masa, keluar bawa Al-Quran. Berhenti di kedai makan, tadarrus lagi. Jalan pula, mana ada pegang-pegang tangan, mereka ikut cara Nabi Musa. Lelaki di depan, perempuan di belakang. Bila balik rumah, missed call pagi-pagi. Suruh qiamullail. Hah! kan Islamic punya couple tu.

Setelah setahun mengamalkan taktik sedemikian, Syafiq ditakdirkan bertemu dengan Muhammad. Ketika itu Syafiq dan Safura sedang bertadarrus di RFC. Muhammad tiba-tiba datang menghampiri mereka kerana tiada tempat duduk. Bila duduk, Muhammad bertanya, "Have you married?". "No.", jawab Safura. "So, why you sit together with this ajnabi alone here", tanya Muhammad. "Kami couple, tapi Islamic way" jawab Syafiq. Muhammad hanya tersenyum mendengar jawapan itu. Muhammad pun memulakan ceritanya.

"Aku ni muallaf. Asal dulu aku kristian. Tinggal kat Singapore. Dulu, aku suka sangat makan babi. Kalau sehari tak makan, pengsan aku. Pernah sekali mak aku terlupa beli babi, aku masuk wad malam tu. Tetapi, Alhamdulillah, Allah buka pintu hati aku untuk terima hidayah-Nya. Bila aku masuk Islam, aku dapat tahu, dalam Islam tak boleh makan babi. Aduh, pening kepala aku. Macam mana aku nak buat ni??? Seminggu aku masuk hospital lepas masuk Islam. Kalau zaman Rasulullah dulu ada peringkat-peringkat dia. Tapi aku…mana ada. Jadi, time kat hospital tu aku fikir. Akhirnya, aku jumpa satu jalan keluar. Aku nak Islamkan babi tu. Aku beli seekor anak babi. Dari kecik aku jaga dia. Seekor lalat pun aku tak bagi dekat. Setiap jam aku mandikan dia. Lepas 3 hari, aku bisikkan kat telinga dia dua kalimah syahadah. Lepas tu, tiap-tiap hari aku bagi tazkirah kat babi tu. Asal dia berak aku vacuum terus. Camnilah kehidupan aku dan babi tu buat 2 tahun. Lepas dua tahun, masa yang ditunggu-tunggu tiba. Masa untuk sembelih babi ni. Tengok-tengok babi ni takde leher. Tapi, lantaklah. Aku tibai je sebab dah 2 tahun tak makan babi ni. Lepas tu, aku pun masak la bakut teh. Tengah-tengah makan, nampak seorang ustaz tengah jalan-jalan. Muka macam lapar je. Aku pun ajak la dia makan. Ustaz!!! jom makan. Babi Islam nih.”

Bila terdengar kisah itu, Syafiq dan Safura pun sedar. Kalau benda itu haram, ia tetap haram. Yang halal itu jelas dan yang haram itu jelas...

p/s :

yg HARAM tetap akan HARAM walau kita cuba apa cara sekalipun untuk mengHALALkannya..peringatan untuk diri MO sendiri terutamanya....wallahualam

so kepada sesiapa yang bercouple tu hayatilah kisah di atas..

tak salah nak bercinta tapi biarlah cinta yang halal kerana cinta itu fitrah dan ia hadir tanpa dipinta...Siapa kita untuk menghalang rasa cinta yang diberikan oleh Sang Pencipta Rasa Cinta...

sahabat-sahabat tahu bagaimana kisah Saidina Ali dan Saidatina Fatimah bercinta??? Cinta yang sangat mulus... Cinta yang disimpan di dalam hati, dan akhirnya memang itu dinamakan jodoh mereka berdua disatukan dengan ikatan yang halal. InsyaAllah MO akan kongsikan kisah percintaan Saidina Ali dan Saidatina Fatimah lain kali..

kot-kot rajin nak baca Salahkah aku bercinta dan Rasa Cinta.
Klik jangan tak klik

Thursday, February 24, 2011

Soal Jawab Mengenai COUPLE...ambil perhatian semua...MUST READ!!!


SOAL JAWAB MENGENAI COUPLE….


SOAL JAWAB MENGENAI COUPLE….KAMI HANYA BERBUAL-BUAL, BERBINCANG, BERTANYA KHABAR,MINUM-MINUM DI KAFE. ADAKAH ITU MENGHAMPIRI ZINA? 

Ya,perbuatan itu boleh menjerumuskan pelakunya ke lembah penzinaan.  

KAMI DAPAT MENGAWAL PERASAAN DAN KAMI TIDAK BERNIAT KE ARAH ITU. 

Hari ini ya.Esok mungkin kamu kecundang.Iblis akan memerangkap kamu.Iblis amat berpengalaman dan tipu dayanya sangat halus. Ia telah menipu moyang kita yang pertama,Adam dan Hawa. Iblis amat licik. Ingat,pesanan Rasulullah :Janganlah engkau bersendirian denga seorang wanita kecuali yang ketiganya,syaitan (Tabrani) .Kita lemah menghadapi tipu daya Iblis.

TIDAK SEMESTINYA SEMUA ORANG BERCINTA MENJURUS KEPADA PENZINAAN.ADA YANG BERCINTA DALAM TELEFON DAN HANTAR SMS SAHAJA. TIDAK PERNAH BERSUA MUKA PUN!

Betul .Tetapi itu adalah salah satu yang dimaksudkan dengan menghampiri zina. Memang pada awalnya tidak bersua muka. Tapi perasaan pasti bergelora,lambat laun desakan nafsu dan perasaan serta hasutan Iblis akan mengheret kepada suatu pertemuan. Pertemuan pertama tidak akan terhenti disitu sahaja.Percayalah, ia akan berlanjutan. Tidakkah itu boleh membawa kepada perzinaan akhirnya? 

TAKKAN NAK BERBUAL-BUAL PUN TAK BOLEH? ITUPUN ZINA KE?

Zina ada bermacam-macam jenis dan peringkatnya, ada zina betul, ada zina tangan iaitu berpegang-pegangan, ada zina mata iaitu melihat kekasih dengan perasaan berahi. Zina hati iaitu dengan khayalan berahi dengan kekasih sepertimana yang digambarkan oleh Rasulullah : Kedua-dua tangan juga berzina dan zinanya adalah menyentuh. Kedua kaki juga berzina dan zinanya menuju ke tempat pertemuan. Mulut juga berzina dan zinanya adalah ciuman (muslim dan Abu Daud). Sebenarnya jalan menuju kepada perzinaan amat banyak. Jangan biarkan diri kita melalui mana-mana jalan perzinaan. 

 DUDUK BERDISKUSI PELAJARAN TAK BOLEH KE? BINCANG PELAJARAN SAHAJA! *(bagi kes belajar berdua-duaan SAHAJA)*

Berdiskusi pelajaran, betul ke? Jangan tipu. Allah tahu apa yang terselit di dalam hati hamba- hambaNya. Kita belajar nak keberkatan. Kalau cemerlang sekalipun, kalau tidak diberkati oleh Allah, kejayaan tidak akan membawa kebahagiaan. Hidup di dunia tidak bahagia,akhirat lagi lah. Jangan berselindung disebalik pelajaran yang mulia. Allah suka kepada orang berilmu. Jadi belajar hendaklah ikut batas dan ketentuan Allah. Belajar akan jadi ibadat. Adakah berdiskusi macam ni akan ditulis oleh malaikat Raqib dan Atid.

SUNGGUH! BINCANG PELAJARAN SAHAJA. NI STUDY GROUP. *
(bagi kes berdua-duaan SAHAJA)

Study Group...? nampak lain macam saja, manja, senyum memanjang, tak macam gaya berdiskusi. Takkan study group berdua sahaja? Kemana- manapun berdua. Kalau ye pun, carilah group study ramai sikit. Kalau duduk berdua-duaan macam ni...betul ke bincang pelajaran? Jangan-jangan sekejap saja bincang pelajaran, yang lain tu...banyak masa dihabiskan dengan fantasi cinta! 



TAKKANLAH TAK ADA LANGSUNG RUANG YANG DIBENARKAN DALAM ISLAM UNTUK BERCINTA? ADAKAH ISLAM MEMBUNUH TERUS NALURI CINTA?

Naluri adalah sebahagian daripada kesempurnaan kejadian manusia. Naluri ingin memiliki dan suka kalau dimiliki (sense of belonging) adalah fitrah. Kalau naluri itu tidak wujud pada diri seseorang, tak normal namanya. Islam bukan datang membunuh naluri dan keinginan itu, tidak! Islam tidak suruh membunuh naluri seperti yang dilakukan oleh para paderi atau sami. Jangan nafikan naluri ini. Jangan berbohong pada diri sendiri. Bukan salah dan berdosa kalau perasaan itu datang tanpa diundang. Itu adalah fitrah. Cuma tundukkan naluri itu untuk patuh pada perintah Allah. Jadilah manusia yang sihat nalurinya. Jangan jadi malaikat! Kerana Allah jadikan kita sebagai manusia. Dunia dan segala isinya akan hambar tanpa naluri atau nafsu.

TENTU ADA CINTA SECARA ISLAM.

Cinta secara Islam hanya satu, iaitu perkahwinan. Cinta berlaku setelah ijab kabul, cinta selepas kahwin. Itulah cinta sacral dan qudus. Cinta yang bermaruah. Bukan cinta murahan. Inilah kemuliaan Islam. Apabila Islam menegah sesuatu perkara, tentu ia gantikan dengan sesuatu yang lebih baik. Jika ia menegah cinta antara lelaki dan perempuan sebelum kahwin, ia membawa perkahwinan sebagai ganti yang lebih baik. Sabda Rasulullah : Tidak ada yang lebih patut bagi dua orang yang saling mencintai kecuali nikah. (Ibnu Majah). Cinta adalah maruah manusia. Ia telalu mulia.

KALAU BEGITU, CINTA REMAJA SEMUA MENGHAMPIRI KEPADA PENZINAAN?

Ya, kalau lelaki dan perempuan bertemu tentu perasaan turut terusik. Kemudian perasaan dilayan. Kemudian teringat, rindu. Kemudian diatur pertemuan. Kemudian duduk berdua-dua. Kemudian mencari tempat sunyi sedikit. Kemudian berbual panjang sehingga malam gelap. Hubungan makin akrab, dah berani pegang tangan, duduk makin dekat. Kalau tadi macam kawan, sekarang macam pengantin baru semalam bukankah mereka semakin hampir dengan penzinaan? Berapa ramai orang yang bercinta telah sampai kepada daerah penzinaan dan kesengsaraan. Kasihanilah diri dan ibu bapa yang melahirkan kita dalam keadaan putih bersih tanpa noda daripada seekor nyamuk sekalipun!

MASIH RAMAI ORANG YANG BERCINTA TETAPI TETAP SELAMAT TIDAK SAMPAI BERZINA. KAMI TAHAN DIUJI.

 Allah yang menciptakan manusia, Dia tahu kekuatan dan kelemahan manusia. Manusia tidak tahan ujian. Oleh itu Allah memerintahkan supaya jauhi perkara yang ditegah takut manusia akan kecundang.

JADI MANUSIA ITU TIDAK TAHAN DIUJI?

Kita manusia dari keturunan Adam dan Hawa, sejak dari awal penciptaan manusia. Allah takdirkan satu peristiwauntuk iktibar manusia.Allah tegah Adam dan Hawa supaya tidak memakan buah khuldi dalam syurga. Buah yanglain boleh makan. Allah tahu kelemahan pada ciptaan manusia.

Tidak tahan diuji. Oleh itu Allah berpesan kepadaAdam dan Hawa, jangan menghampiri pokok khuldi itu. Firman Allah: Wahai Adam! Tinggallah engkau dan isterimu di dalam syurga serta makanlah dari makanannya sepuas-puasnya apa yang kamu sukai, dan janganlah kamu hampiri pokok ini. (jika kamu menghampirinya) maka kamu adalah orang-orang yang zalim (al-Araf:19) Tegahan yang sebenarnya adalah memakan buah khuldi. Jika menghampiri perkara tegahan, takut nanti mereka akan memakannya. Demikianlah dengan zina. Ditegah berzina. Maka jalan ke arah penzinaan juga dilarang. Takut apabila berhadapan dengan godaan zina, kedua-duanya akan kecundang.Cukuplah kita belajar daripada pengalaman nenek moyang kita Adam dan Hawa.

TETAPI CINTA SELEPAS KAHWIN BANYAK MASALAH. KITA TAK KENAL PASANGAN KITA SECARA DEKAT. BERCINTA ADALAH UNTUK MENGENAL HATI BUDI PASANGAN SEBELUM BUAT KEPUTUSAN KAHWIN.

Bolehkah percaya dengan perwatakan masa sedang bercinta? Bercinta penuh dengan lakonan yang dibuat-buat dan kepura-puraan. Masing- masing akan berlakon dengan watak terbaik. Penyayang, penyabar, pemurah dan berbagai-bagai lagi. Masa bercinta merajuk ada yang pujuk. Jangan harap lepas kahwin, bila merajuk akan ada yang pujuk. Banyak orang yang kecewa dan tertipu dengan keperibadian pasangan semasa bercinta. Perangai pasangan jauh berbeza. Macam langit dan bumi. Masa bercinta, dia seorang yang amat penyayang, penyabar, sabar tunggu pasangan terlambat sampai berjam-jam.

Tapi bila dah kahwin, lewat lima minit, dah kena tengking. Jadi, perwatakan dalam masa bercinta tidak boleh dipercayai. Percintaan adalah suatu kepuraan atau hipokrit. Kalau mahu mengetahui peribadi pasangan, itulah sebabnya Islam ada membuat pertunangan. Tetapi pertunangan juga ada batasan yang sama seperti sebelum kahwin.

Syarat-syarat semasa dalam pertunangan juga sama ketika sebelum berkahwin. Hanya perkahwinan sahaja yang menghalalkan perkara-perkara yang haram antara lelaki dan perempuan yang bukan muhrim. Jika mahu mengenali hati budi pasangan, adalah dicadangkan supaya pasangan tunang itu bertemu sahaja di rumah pasangan masing-masing bersama-sama dengan keluarga masing-masing. Bukankah itu lebih baik? Keluarga dari kedua-dua belah pihak boleh mengenali sesama sendiri dengan lebih dekat lagi.

PERCAYALAH, KAMI BERCINTA DEMI MERANCANG KEBAHAGIAAN HIDUP NANTI.
 
Bagaimana diharap kebahagiaan jika tidak mendapat redha Allah? Kebahagiaan adalah anugerah Allah kepada hamba-hambaNya yang terpilih. Kebahagiaan bukan ciptaan manusia. Manusia hanya merancang kebahagiaan. Allah yang menganugerahkannya. Bagaimana mendapat anugerah kebahagiaan itu, jika jalan mencapai kebahagiaan itu tidak diredhai Allah. Kebahagiaan hidup berumah tangga mestilah melalui proses yang betul. Sudah tentu prosesnya bukan bercinta begini, Allah tidak meredhai percintaan ini. Cinta yang diredhai Allah adalah cinta selepas kahwin. Bagaimana untuk mendapat keluarga yang bahagia jika langkah mula sudahpun canggung, bagaimana kesudahannya?

TANYA SIKIT, ADIK ANGKAT, KAKAK ANGKAT, ABANG ANGKAT BOLEH KE?

Semua itu adalah perangkap iblis dan syaitan. Hakikatnya adalah sama. Cinta yang diberi nafas baru. Kulitnya nampak berlainan, tetapi isinya adalah sama. Adik angkat, kakak angkat, abang angkat adalah suatu bentuk tipu daya iblis dan syaitan. Manusia yang terlibat dengan budaya angkat ini sebenarnya telah masuk dalam perangkap syaitan. Cuma menunggu masa untuk dikorbankan. Namakan apa nama sekalipun, abang angkat ke, motivator ke, semuanya adalah sama. Jalan akhirnya akan bertemu dengan zina. 

JADI SEOLAH-OLAH ORANG YANG BERCINTA TELAH HILANG MARUAH DIRI?

 

Mengukur maruah diri bukan ditentukan oleh manusia tetapi oleh Pencipta manusia.Orang yang sedang mabuk bercinta akan mengatakan orang yang bercinta tidak menjejaskan maruah dirinya. Manakala, bagi orang yang menjaga diri, tidak mahu terlibat dengan cinta sebelum kahwin, akan mengatakan orang yang bercinta sudah tidak bermaruah lagi. Cintanya ditumpahkan kepada orang yang belum layak menerima cinta suci. Kalau begitu ukuran bermaruah atau tidak adalah ditentukan oleh Allah.

ADAKAH ORANG YANG BERCINTA HILANG MARUAH?
 

Antara kemulian manusia adalah maruah dirinya. Orang yang bercinta seolah-olah cuba menggadaikan maruahnya kerana mereka menghampiri perzinaan. Manakala orang yang bercinta dan pernah berzina tidak layak berkahwin kecuali dengan orang yang pernah berzina.

Allah berfirman:  Lelaki yang berzina (lazimnya) tidak ingin berkahwin melainkan dengan perempuan yang berzina atau perempuan musyrik; dan perempuan yang berzina itu pula tidak ingin berkahwin dengan melainkan oleh lelaki yang berzina atau lelaki musyrik. Dan perkahwinan yang demikian itu terlarang kepada orang-orang yang beriman. (Surah An-Nur: 3) 

Jadi, orang yang pernah bercinta juga tidak sesuai untuk berkahwin dengan orang yang tidak pernah bercinta. Tidakkah itu suatu penghinaan dari Tuhan. 




JADI ORANG YANG BERCINTA HANYA LAYAK BERKAHWIN DENGAN ORANG YANG PERNAH BERCINTA JUGA?

Itulah pasangan yang layak untuk dirinya. Kerana wanita yang baik adalah untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik. 

KAMI TELAH BERJANJI SEHIDUP SEMATI

 

Apa ada pada janji cinta? Berapa banyak sudah janji cinta yang musnah? Lelaki, jangan diharap pada janji lelaki. Mereka hanya menunggu peluang keemasan sahaja. Habis madu, sepah dibuang. Pepatah itu diungkap kerana ia sering berulang sehingga menjadi pepatah.  

SI DIA INI LAIN DARI YANG LAIN. DIA LELAKI YANG PENYAYANG DAN BERTANGGUNGJAWAB.

 

Tahukah hati budi lelaki? Sejahat mana lelaki, apabila ingin mengambil seseorang wanita sebagai isteri dan seterusnya menjadi ibu untuk anak- anaknya, dia akan memilih wanita yang baik. Tetapi untuk berseronok dan berfoya-foya, lelaki biasanya akan memilih perempuan murahan kerana ia suatu pelaburan yang menguntungkan. Itulah rahsia lelaki. 

JADI, PEREMPUAN YANG BERCINTA, JATUH MARUAHNYA PADA PANDANGAN LELAKI? (tidak mengikut syariat)


Tentu. Mana ada orang lelaki yang normal suka pada barang yang second hand sedangkan barang yang baru masih ada. Sesetengah mereka menggambarkan perempuan seperti kereta yang diletakkan di bilik pameran sahaja.Tapi ada orang yang boleh test drive. Ada pula yang kata; sekadar sepinggan mee goreng dan segelas sirap bandung, bawalah ke hulu, ke hilir. Sedihkan. Itulah hakikatnya.     

MASIH ADAKAH ORANG YANG TIDAK BERCINTA DI ZAMAN INI?

 

Ya, masih ada orang suci dalam debu. Golongan ini akan sentiasa ada walaupun jumlah mereka kecil. Mereka akan bertemu suatu hari nanti. Mereka ada pasangannya. Firman Allah: Dan orang-orang lelaki yang memelihara kehormatannya serta orang-orang perempuan yang memelihara kehormatannya (yang memelihara dirinya dari melakukan zina)... Allah telah menyediakan bagi mereka segala keampunan dan pahala yang besar. (Surah Al-Ahzab: 35)

BAGAIMANA KAMI?
 

Kamu masih ada peluang. Bertaubatlah dengan taubat nasuha. Berdoalah serta mohon keampunan dariNya. Mohonlah petunjuk dan kekuatan untuk mendapat redhaNya. 

KAMI INGIN MENDAPAT REDHA TUHAN. TUNJUKKANLAH BAGAIMANA TAUBAT NASUHA.

 

Taubat yang murni. Taubat yang sebenar- benarnya. Taubat yang memenuhi tiga syarat: Tinggalkan perbuatan maksiat. Putuskan hubungan cinta yang tidak diredhai Allah ini. Menyesal. Menginsafi diri diatas tindak tanduk hidup yang menjurus diri dalam percintaan. Berazam. Bertekad didalam hati tidak akan bercinta lagi dengan sesiapa kecuali dengan seseorang yang bernama isteri atau suami .Saatnya adalah selepas ijab kabul. Ingatlah semakin bebas pergaulan sebelum berkahwin, semakin hambar &kurang rasa cinta setelah menjadi suami isteri.  Ya Allah. Hambamu ini telah tersesat jalan.

Ampunilah dosa-dosa hambamu ini. Sesungguhnya engkau Maha Pengampun dan penerima taubat . Berilah kekuatan kepadaku untuk menghadapi godaan keremajaan ini. Anugerahkan kepadaku perasaan benci kepada maksiat. Hiasilah diriku dengan akhlak yang mulia. Ibu dan ayah, anakmu berdosa . Engkau jaga diriku sedari kecil dengan kasih sayang. Mengapaku curahkan kasih itu kepada orang lain. Oh Tuhan, hambamu ini berdosa. Amin , yarabbal alamin. Moga Allah terima taubatmu. 





KITA BERPISAH KERANA ALLAH, KALAU ADA JODOH, TIDAK KEMANA!
P/S : PERINGATAN BUAT DIRI INI DAN SAHABAT,
BUKAN NIAT UNTUK      MENGGURIS HATI,
SEKADAR BERKONGSI. WALLAHU’ALAM.Dari : Saffinatunnajah & Krew U-jam v3.0


brought to you by : jom tutup aurat dan jaga akhlak (facebook)
                            http://www.tagged.com/jagaauratanda (tagged)



Sunday, February 20, 2011

bersyukur kerana diriku x cantek!!..

Kerana saya tidak cantik..

saya tidak jadi mangsa gangguan lelaki-lelaki yang rosak akhlaknya.


Kerana saya tidak cantik..

saya dapat pelihara diri saya daripada pandangan bernafsu lelaki yang tidak menjaga pandangannya.


Kerana saya tidak cantik..

saya selamat daripada menjadi senjata iblis mencairkan iman lelaki.


Kerana saya tidak cantik..

saya tidak mendapat fitnah dan cemburu daripada wanita-wanita lain.


Kerana saya tidak cantik..

saya tidak mengharapkan pujian daripada mana-mana lelaki dan wanita, dan kerana saya tak cantik, akhirnya saya menemui insan yang mencintai saya seadanya.


Paling penting, kerana saya tak cantik..

saya sentiasa mencuba untuk menjadi cantik pada pandanganNya. Cantik pada pandangan manusia bukanlah apa-apa.
sesiapa yg nak share, silakan =)

Saturday, February 19, 2011

Bace n f0rward plezz..

Lutfil Hadi
bace sampai abez....pastu fowardkn plz..... ni adalah benar... sila baca sehingga habis... dan tlg sebarkan kepada seberapa byk org Islam yg boleh... Assalamualaikum Warahmatullahi Wabarakatuh ini adalah surat wasiat dari penjaga makam Nabi... Muhammad SAW iaitu Sheikh Ahmad... Maeine (Saudi Arabia). pada suatu malam ketika membaca Al-Quran di makam Rasulullah SAW. selepas membaca lalu hamba tertidur, dalam tidur hamba bermimpi didatangi Rasulullah SAW lalu bersabda kepada hamba, dalam 60 000 orang yang meninggal dunia di zaman ini tiada seorang pun yang matinya dalam keadaan beriman.
 
(a)isteri tidak mendengar kata suami.
 
(b)orang kaya tidak lagi bertimbang rasa.
 
(c)orang tidak lagi berzakat dan tidak membuat kebajikan. 
 
Oleh itu wahai Sheikh Ahmad, hendaklah kamu menyedarkan kepada orang Islam ini supaya membuat kebajikan, kerana hari penghabisan(Qiamat) akan tiba di mana bintang akan terbit dari langit, sesudah itu matahari akan turun di atas kepala. 
 
PESANAN HAMBA INI :-

(a) berselawat - untuk junjungan Nabi kita Muhammad SAW.
(b) bertaubatlah - dengan segera sementara Pintu Taubat masih terbuka.
(c) Bersembahyanglah(d) berzakat - jangan ditinggalkan.
(e) Menunaikan Fardhu haji - bila berkemampuan.
(f) Jangan menderhaka kepada kedua ibu bapa. UNTUK MAKLUMAN 
 
1. seorang saudagar dari bombay telah menerima surat ini dan beliau telah mencatak sebanyak 20 salinan dan mengirimkan kepada orang lain, dia kemudiannya dianugerahi Allah dengan mendapat keuntungan yang besar dalam perniagaannya.
 
2. seorang hamba Allah telah menerima surat ini tetapi tidak mengendahkannya dan menganggap wasiat ini palsu, maka selang beberapa hari kemudian anaknya meninggal dunia.
 
3. Pada tahun 1977 Tun Dato Mustapha bekas Ketua Menteri Sabah menerima wasiat ini kemudian mengarahkan setiausahanya mencetak sebanyak 20 salinan dan menghantarnya kepada orang lain, maka selang beberapa hari kemudian dia telah mendapat hadiah dari kebajikan masyarakat di malaysia timur.
 
4. tan sri ghazali jawi, bekas menteri besar perak secara tidak langsung dipecat dari jawatannya kerana apabila beliau menerima wasiat ini beliau terlupa mencetak 20 salinan untuk disebarkan kepada orang lain tetapi beliau telah menyedari kesilapannya lalu beliau mencetak semula wasiat ini dan mengirimkannya kepada orang lain, beberapa hari kemudian beliau telah dilantik menteri Kabinet Perdana Menteri.
 
5. Zulfikar Ali Bhuno telah menerima surat wasiat ini dan tidak percaya akan kebenarannya juga menganggap palsu lalu membuangnya ke dalam tong sampah. seminggu kemudian beliau telah dijatuhkan hukuman pancung sampai mati.
 
6. di Terengganu, seorang pekerja bengkel kenderaan telah menerima wasiat ini dari pengirim yang tidak dikenali yang datangnya dari Perak lalu beliau membuat sebanyak 20 salinan seperti yang dituntut. Alhamdulillah dia dianugerahkan oleh Allah seorang gadis berakhlak mulia seperti yang dituntut oleh Islam. baginya anugerah ini paling agung dan tidak ada tandingannya.
 
7. Di Terengganu juga, seorang hamba Allah telah menerima surat ini dari orang yang tidak dikenali tetapi beliau tidak mengendahkannya dengan mengatakan ianya bohong belaka dan sengaja mengada-adakan untuk menakutkan orang yang membacanya. Beberapa hari kemudian dia telah mendapat penyakit ganjil dan penderitaanya amat menyedihkan. setelah tiga minggu mendapat rawatan rapi di hospital, penyatkitnya sukar juga diubati oleh doktor. Akhirnya beliau teringat akan wasiat ini dan mengedarkannya kepada orang lain. Semingu kemudian barulah beliau beransur sembuh sehingga sekarang.

Banyak lagi contoh-contoh orang yang menerima wasiat ini tetapi tidak mempercayainya dan tidak mengedarkannya atau menyampaikan kepada orang lain. dimana mereka mendapat malapetaka. setelah kejadian yang menggembirakan dan menyakinkan ini anda jangan lupa menyampaikan 20 salinan wasiat dalam masa 96 jam dari masa anda menerimanya. InsyaAllah anda akan memperolehi sesuatu dari YANG MAHA KUASA dengan penuh keyakinan pasti ia akan menerangi hidup anda dengan nikmat kebahagiaan hidup.
 
INSYAALLAH. PERHATIAN setelah membaca wasiat ini hendaklah ditulis atau dicetak dan disampaikan kepda orang lain sebanyak 20 salinan. sekiranya telah dilakukan anda akan dianugerahkan sesuatu nikmat atau hajat anda akan dikabulkan oleh ALLah. kata sheikh ahmad lagi. jika apa yang hamba katakan ini tidak benar, biarlah hamba mati dalam kekufuran dan hamba tidak mendapat perlindungan dan syafaat Rasulullah SAW naaauzubillah. oleh itu hendaklah ditulis atau dicetak dan disampaikan kepada orang lain. insyaAllah dalam masa 2 minggu anda akan berolah kebahagiaan dan ingatlah lakukan ini dengan hati yang ikhlas dan janganlah diabaikan atau dibiarkan TLG SEBAR KAN KPD UMAT ISLAM.... SEBAR KAN 20 WASIAT

Friday, February 18, 2011

salahkah wanita x tau memasak?? (?_?)

Kalau perempuan tidak boleh memasak, dikutuk dan disuruh belajar. Kalau lelaki tak boleh jadi imam kita kata okay saja.

Jangan diperbesarkan nanti mereka terasa hati.

"Apalah perempuan, tak pandai masak siapa nak kahwin dengan awak!" Begitulah kata rakan sejawat lelaki pada seorang anak dara, juga rakan sejawat kami.

Maka jawaplah si gadis ayu itu yang dia tidak sempat belajar memasak sebab dari kecil tidak digalakkan keluarga sebaliknya di suruh menumpukan perhatian pada pelajaran saja.

Setelah tinggal di asrama, peluang pulang ke rumah terhad dan tidak sempat turun ke dapur membantu ibunya.

''Habis sekarang kenapa tidak belajar?" Tanya sang lelaki lagi dengan penuh semangat.

''Sedang belajarlah ni tetapi selain sibuk dengan kerjaya saya juga sibuk belajar agama, jadi belajar memasak tetap tidak diutamakan!" Begitu jawab si gadis yang membuatkan lelaki tadi menggeleng-geleng kepala.

Baginya tidak sempurna seorang wanita jika tidak tahu memasak. Wanita sepatutnya buat begitu juga.

Syarat utama menjadi suami mesti boleh menjadi imam.

Walau ada yang kata, jika itu syaratnya bermakna makin ramai wanita yang hidup bujang seumur hidup.

Lelaki meletakkan kebolehan wanita di dapur sebagai perkara utama dan ungkapan hendak memikat suami, perlu pikat seleranya sering diguna pakai.

Tidak kiralah jika wanita itu berpelajaran atau berjawatan tinggi dan penyumbang utama kewangan dalam rumahtangganya.

Sekarang bukan asing lagi gaji isteri lebih tinggi daripada suami.

Namun kedudukan suami sebagai raja tidak pernah dilupa walau dia tidak mengambil inisiatif mempelajari ilmu menjadi imam.

Ilmu bermain video game di komputer mereka rasa lebih perlu.

Kalau tidak tahu memasak disuruh belajar dan sesudah belajar perlu handal.

Jika handal bukan setakat masak untuk keluarga sendiri, kalau boleh perlu boleh memasak untuk tiga pasukan bola. Begitulah standard yang telah ditetapkan.

Bolehkah kita meletakkan undang-undang itu kepada lelaki juga? Kalau tidak pandai jadi imam, belajarlah.

Mula-mula jadi imam kepada keluarga sendiri, sudah terror boleh mengimam satu taman perumahan juga.

"Sibuk suruh kita handal memasak, mereka tu bolehkah jadi imam?" Dengus teman wanita yang lain.

Betul juga ya? Berapa kerat lelaki yang menjadikan sembahyang jemaah di rumah bersama anak isteri sebagai agenda utama, selain keperluan memenuhi pelbagai seleranya?

Maka bertanyalah wanita kini kepada beberapa lelaki tentang kebolehan yang satu ini.

Ternyata ramai yang menjawab tidak confident menjadi imam sebab takut bacaan al-Fatihah tidak sempurna, salah tajwid atau pun dia merasakan isterinya lebih handal.

Ada yang kata lebih elok dia dan isteri sembahyang sendiri-sendiri.

Ada juga menjawab, rasa kelakar pula apabila dirinya yang rugged menjadi imam.

Isu ini sepatutnya kita beratkan sepertimana masyarakat memberatkan wanita perlu pandai memasak jika mahu bersuami.

Lelaki juga harus boleh menjadi imam supaya kewibawaan mereka sebagai ketua keluarga tidak goyah atau menjadi mangsa 'queen control'.

Kalau tidak pandai, belajarlah sekarang. Jika wanita disuruh belajar, apa salahnya lelaki!

Kehebatan s0lat di awal waktu!!! (~,^)

Setiap peralihan waktu solat sebenarnya menunjukkan perubahan tenaga alam ini yang boleh diukur dan dicerap melalui perubahan warna alam.
 

saya rasa fenomena perubahan warna alam adalah sesuatu yang tidak asing bagi mereka yang terlibat dalam bidang fotografi, betul tak?




Waktu Subuh

Sebagai contoh, pada waktu Subuh alam berada dalam spektrum warna biru muda yang bersamaan dengan frekuensi tiroid yang mempengaruhi sistem metabolisma tubuh.

Jadi warna biru muda atau waktu Subuh mempunyai rahsia berkaitan dengan penawar/rezeki dan komunikasi.

Mereka yang kerap tertinggal waktu Subuhnya ataupun terlewat secara berulang-ulang kali, lama kelamaan akan menghadapi masalah komunikasi dan rezeki.

Ini kerana tenaga alam iaitu biru muda tidak dapat diserap oleh tiroid yang mesti berlaku dalam keadaan roh dan jasad bercantum (keserentakan ruang dan masa) - dalam erti kata lain jaga daripada tidur.

Di sini juga dapat kita cungkil akan rahsia diperintahkan solat di awal waktu.

Bermulanya saja azan Subuh, tenaga alam pada waktu itu berada pada tahap optimum.

Tenaga inilah yang akan diserap oleh tubuh melalui konsep resonan pada waktu rukuk dan sujud.

Jadi mereka yang terlewat Subuhnya sebenar sudah mendapat tenaga yang tidak optimum lagi.
 

Waktu Zohor


Warna alam seterusnya berubah ke warna hijau (Isyraq & Dhuha) dan kemudian warna kuning menandakan masuknya waktu Zohor.

Spektrum warna pada waktu ini bersamaan dengan frekuensi perut dan hati yang berkaitan dengan sistem penghadaman.

Warna kuning ini mempunyai rahsia yang berkaitan dengan keceriaan.

Jadi mereka yang selalu ketinggalan atau terlewat Zuhurnya berulang-ulang kali dalam hidupnya akan menghadapi masalah di perut dan hilang sifat cerianya. Orang yang tengah sakit perut ceria tak?

c0upLe??? x leh.. HaRaM!!! (X_x)V

Nak 'Couple' Boleh Tak??
www.iLuvislam.com


Tentu ramai yang tertanya-tanya. Tidak kurang juga yang tidak berpuas hati dengan pernyataaan di atas. Ada yang kata hukumnya harus. Mungkin ada yang kata makruh. Sememangnya kenyataan ini menimbulkan banyak kontroversi, lebih-lebih lagi di kalangan muda-mudi sekarang.


Apa Itu Ber ‘couple’?
Ber ‘couple’ merupakan suatu tradisi atau budaya yang telah dibudayakan oleh masyarakat remaja kini. Bermula dengan saling berpandangan mata, kemudian turun ke hati. Kemudian mereka akan saling mengutus senyuman dan cinta mula berputik. Bila rasa dah cukup sedia, masing-masing mula ‘masuk line’. Ade yang berbalas-balas nota, bagi yang lebih ‘advance’, teknologi SMS digunakan. Akhirnya apabila dua insan berlawanan jantina ini sudah saling suka-menyukai, mereka akan mengisytiharkan ikatan percintaan mereka dan kemudian ber‘couple’.
Pasangan kekasih ini akan merapatkan hubungan mereka serapat-rapatnya. Kalau di kelas, buat study group ataupun group discussion. Bagi yang kreatif, kad-kad ucapan ‘hand made’ yang pelbagai warna dan rupa akan dikirimkan. Bagi yang mengikuti peredaran semasa, teknologi SMS akan dimanfaatkan sepenuhnya. Kata ganti diri pada asalnya aku-kau ditukar kepada saya-awak, atau bagi mereka yang lebih intim, abang-sayang dan sebagainya.
Kalau diperhatikan pasangan-pasangan yang sedang asyik dilamun cinta ini,hidup mereka tidak menentu, diibaratkan ‘makan tak kenyang,tidur tak lena, mandi tak basah’. Ungkapan-ungkapan cinta seperti ‘sayang awak’, ‘love you’, ‘miss you’ dan sebagainya akan menjadi sebahagian ucapan harian mereka. Sentiasa ceria dan tersenyum gembira, mengenangkan Si Dia yang datang bertandang ke hati. Ada pasangan yang serius, sampaikan sanggup berjanji nak sehidup-semati. Sanggup bersumpah, setia hingga ke akhir hayat. Ada juga yang hanya sekadar bermain-main, untuk suka-suka, dan sebagainya. Ringkasnya, pelbagai ragam yang boleh dilihat daripada pasangan yang ber‘couple’ ini. Ada yang boleh meneruskan hubungan hingga ke jinjang pelamin dan ada juga yang kecundang di pertengahan perlayaran di lautan percintaan masing-masing.

Mengapa Ber’couple’ Haram?
Ya,mengapa? Sekarang kita kembali kepada persoalan pokok. Di sinilah timbulnya kontroversi di antara kita. Bagi yang ber ‘couple’, sudah tentu perasaan ingin tahu mereka sangat tinggi dan pelbagai hujah ingin dikeluarkan bagi mempertahankan kesucian cinta mereka itu.
Sebagai seorang muslim, untuk menjawab persoalan ini, kita perlulah merujuk kembali kepada manual kita yang telah digarisi oleh Allah S.W.T. iaitu Al-Quran dan panduan iaitu As-Sunnah yang telah diwasiatkan kepada kita oleh junjungan besar kita Nabi Muhammad S.A.W. yang sepatutnya menjadi pegangan hidup kita.
Ada yang berkata, Allah telah menjadikan makhluk-Nya berpasang-pasangan, lelaki dan perempuan, mengapa tidak boleh bercinta atau ber ‘couple’? Memang tidak dinafikan,dalam Al-Quran Allah ada berfirman, seperti dalam Surah Yasin(36) ayat 36:
“Maha Suci Tuhan yang telah menciptakan pasangan-pasangan semuanya, baik dari apa yang ditumbuhkan oleh bumi dan dari diri mereka maupun dari apa yang tidak mereka ketahui.”
Dan juga firman-Nya dalam Surah Al-Hujrat(49) ayat 13:
“Hai manusia, sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari seorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kamu di sisi Allah ialah orang yang paling bertakwa di antara kamu. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal.”

Meskipun begitu, ayat-ayat ini tidak menjelaskan yang kita boleh mengadakan hubungan percintaan dan berkasih kasihan antara lelaki dan perempuan yang bukan mahram. Banyak larangan Allah dalam Al-Quran yang melarang hubungan-hubungan ini. Percintaan bermula dari mata. Firman Allah dalam Surah An-Nur(24) ayat 30:
“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat.".

Monday, February 14, 2011

tudung lab0h.... bag0s!!!! (~_~)

Oleh: Fatimah Syarha

Aku tidak mahu berbicara panjang tentang kewajipan menutup aurat. Apa yang ingin kukongsi di sini adalah tentang beberapa peristiwa dalam hidupku yang membuatkan aku berasa tudung labuh itu benar-benar istimewa. Allah banyak kali menyelamatkan dan memudahkan urusanku dengan asbab tudung labuh.

Dikejar Tebuan Tanah


Dalam satu program motivasi remaja, aku menyertainya sebagai salah seorang fasilitator. Antara aktiviti yang dilakukan ialah jungle trekking. Aku mengetuai barisan remaja puteri yang siap sedia memasuki hutan. Taklimat dan doa dimulakan. Menderap ke tengah belantara, tiba-tiba peserta puteri paling depan terlanggar sarang tebuan tanah. Tebuan tanah berterbangan garang. Sedia menyerang. Peserta itu menjerit kesakitan kerana disengat. Peserta di belakangnya turut menjerit ketakutan. Aku yang turut berada di barisan depan ketika itu melaungkan takbir. Lantas mengarahkan peserta yang lain berundur. Mereka bertempiaran lari.
Sementara aku tetap bertahan di situ. Kututup sebahagian wajahku dengan tudung labuhku. Tangan turut kusembunyikan di bawah tudung labuh. Kulindungi beberapa peserta yang terkepung dengan tudung labuhku agar tidak disengat lagi. Segera kubawa mereka berundur. Ajaibnya, seekor tebuan pun tidak berjaya menyengatku. Subhanallah! Maha Suci Engkau yang menyelamatkan aku dengan secebis kain buruk ini.

Terlindung daripada Mata Mat Rempit


Suatu hari, aku ingin pulang ke kampusku di UIA setelah bercuti pertengahan semester di kampung halaman. Seperti biasa, aku membeli tiket bas dan berusaha mencari bas yang mempunyai tempat duduk seorang. Request. Ini penting bagi mengelakkan aku terpaksa bermalam di dalam bas dengan bertemankan seorang lelaki asing di sebelah. Akhirnya kumembeli tiket dengan sebuah syarikat bas yang belum pernah kunaiki . Sebelum menaiki bas, aku berpesan kepada pemandu kedua agar menurunkan aku di Greenwood. Semua mata terlena melepaskan kelelahan hidup dengan mengembara ke alam mimpi yang seketika. Kedengaran sayup-sayup suara pemandu bas mengejutkan aku dari tidurku. Lantas aku terjaga separuh sedar. Ketika itu, aku duduk di kerusi seorang paling depan, tidak jauh dari pemandu.

Jam baru menunjukkan pukul 4.30 pagi. Badanku amat penat dan urat kepala terasa merenyuk. Aku bangkit dari kerusiku dalam keadaan mamai menuruni bas. Ketika berada di luar bas, aku masih sangat mengantuk. Terasa secepat kilat bas meninggalkanku. Ya Allah! Aku terkejut kerana hanya aku seorang yang menuruni bas. Lagipun, tempat bas itu memberhentikan aku bukannya tempat perhentian bas di Greenwood seperti kebiasaan. Aku langsung tidak mengenali tempat itu. Tiada peluang untukku bertanya atau membatalkan saja tempat perhentian itu. Nyata aku sudah terlewat. Asap bas pun sudah tidak kelihatan.

Aku berada di sebuah perhentian bas. Jalan raya di hadapannya lurus. Lengang. Sunyi. Kawasan sekitarnya adalah kawasan perumahan yang sedang bergelap. Jalur-jalur cahaya hanya sedikit. Kupandang ke belakang dan mendapati tidak jauh dari situ terdapat sebuah masjid. Namun, ia kelihatan gelap. Sunyi. Kelihatan seekor anjing berwarna hitam, besar dan garang sedang berlegar-legar di luar pagar masjid. Ya Allah, pada-Mu aku bertawakal. Aku segera menelefon kenalan rapatku, Puan Norliza Mohd Nordin untuk mengambilku. Pada masa yang sama, mataku melilau mencari kayu atau besi yang akan kugunakan sebagai senjata seandainya anjing itu mendekatiku.

Di mana? Tanya Puan Norliza. Susah-payah aku cuba menerangkan lokasi yang asing itu. Tambahan pula, aku tidak dapat melihat papan tanda yang menunjukkan nama masjid. Kehadiran anjing itu membuatkan aku tidak berani menghampiri masjid. Sukar Puan Norliza mentafsirkan lokasi aku berada. Tiba-tiba, sekumpulan samseng jalanan dengan pelbagai aksi motosikal yang berbahaya berhenti beramai-ramai di seberang jalan tempatku berada. Bagaikan ada mesyuarat penting di situ. Aku tiada tempat bersembunyi. Apa yang mampu kulakukan adalah tetap berdiri di tempatku dan membaca segala ayat al-Quran yang pernah kuhafal. Tawakalku memanjat langit dunia. Kebetulan, aku berjubah hitam dan bertudung labuh warna hitam. Aku menggunakan kesempatan itu untuk menyembunyikan diriku di balik warna malam. Cebisan kain turut kututup pada wajahku yang berkulit cerah.

Saat yang amat mendebarkan dalam hidupku, kelihatan anjing yang garang sedang berlari ke arahku. Kupujuk hati, anjing itu akan baik padaku kerana ia tidak menyalak. Samseng jalanan pula seakan sedang memandang-mandang ke arah lokasiku. Ketika itu, aku mengucapkan dua kalimah syahadah berkali-kali. Aku siapkan emosi untuk berjihad mempertahankan diri. Biar nyawa jadi taruhan, menyerah tidak sekali! Allah menjadi saksi. Aku bagaikan tidak percaya apabila melihat anjing itu sekadar melintasiku seolah-olah langsung tidak melihatku di balik kegelapan. Walau bagaimanapun, aku masih resah melihat samseng jalanan asyik memandang ke arahku. Aku bertambah risau membayangkan Puan Norliza mungkin tidak dapat mengagak lokasiku itu kerana dia asyik menelefonku. Tiba-tiba samseng jalanan itu beredar. Bunyi ekzos mengaum pergi, pelbagai aksi. Mereka seakan-akan memandang dengan pandangan yang kosong sahaja ke arahku sebentar tadi. Puan Norliza pula sampai, menambahkan syukurku. Hatiku yakin, Allah telah menyelamatkanku di balik tudung labuh berwarna gelap itu. Alhamdulillah!

Ya! Ya! Ya! Kudengari suara-suara hatimu yang sedang berbisik, Ramai saja yang bertudung labuh tapi tak baik. Tudung tak labuh pun masih tutup aurat. Dont judge people by its cover. Kuhormati semua kata-kata ini sepertimana kuhormati dirimu yang masih bertudung. Alhamdulillah. Aku cuma berkongsi secebis pengalaman dalam hidupku yang menyebabkan kurasakan tudung labuh terlalu istimewa. Buat adik-adik remaja yang pernah bertanya, akak harap adik menemui jawapannya.

Wednesday, February 9, 2011

58 Kelebihan Wanita Yang Dikurniakan Allah..

 

1. Doa wanita lebih maqbul dari lelaki kerana sifat penyayang yang lebih kuat dari lelaki. Ketika ditanya kepada Rasulallah SAW akan hal tersebut, jawab baginda : “Ibu lebih penyayang dari bapak dan doa orang yang penyayang tidak akan sia-sia.”

2. Wanita yang solehah itu lebih baik dari 1,000 orang lelaki yang soleh.
3. Seorang wanita solehah adalah lebih baik dari 70 orang wali.
4. Seorang wanita solehah adalah lebih baik dari 70 lelaki soleh.
5. Barangsiapa yang menggembirakan anak perempuannya, derajatnya seumpama orang yang senantiasa menangis kerana takutkan Allah SWT dan orang yang takutkan Allah SWT akan diharamkan api neraka ke atas tubuhnya.
6. Barang siapa yang membawa hadiah (barang makanan dari pasar ke rumah) lalu diberikan kepada keluarganya, maka pahalanya seperti bersedakah. Hendaklah mendahulukan anak perempuan dari anak lelaki. Maka barangsiapa yang menyukakan anak perempuan seolah-olah dia memerdekakan anak Nabi Ismail AS
7. Tidaklah seorang wanita yang haidh itu, kecuali haidhnya merupakan kifarah (tebusan) untuk dosa-dosanya yang telah lalu, dan apabila pada hari pertama haidhnya membaca “Alhamdulillahi’alaa Kulli Halin Wa Astaghfirullah”. Segala puji bagi Allah dalam segala keadaan dan aku mohon ampun kepada Allah dari segala dosa.”; maka Allah menetapkan dia bebas dari neraka dan dengan mudah melalui shiratul mustaqim yang aman dari seksa, bahkan AllahTa’ala mengangkatnya ke atas darjat, seperti darjatnya 40 orang mati syahid, apabila dia selalu berzikir kepada Allah selama haidhnya.
8. Wanita yang tinggal bersama anak-anaknya akan tinggal bersama aku (Rasulullah SAW.) di dalam syurga.
9. Barang siapa mempunyai tiga anak perempuan atau tiga saudara perempuan atau dua anak perempuan atau dua saudara perempuan, lalu dia bersikap ihsan dalam pergaulan dengan mereka dan mendidik mereka dengan penuh rasa taqwa serta bertanggung jawab, maka baginya adalah syurga.
10. Dari ‘Aisyah r.ha. “Barang siapa yang diuji dengan sesuatu dari anak-anak perempuannya, lalu dia berbuat baik kepada mereka, maka merekaakan menjadi penghalang baginya dari api neraka.”
11. Syurga itu di bawah telapak kaki ibu.
12. Apabila memanggil akan engkau kedua ibu bapamu, maka jawablah panggilan ibumu dahulu.
13. Wanita yang taat berkhidmat kepada suaminya akan tertutup pintu-pintu neraka dan terbuka pintu-pintu syurga. Masuklah dari mana-mana pintu yang dia kehendaki dengan tidak dihisab.
14. Wanita yang taat akan suaminya, semua ikan-ikan di laut, burung di udara, malaikat di langit, matahari dan bulan, semuanya beristighfar baginya selama mana dia taat kepada suaminya dan meredhainya. (serta menjaga sembahyang dan puasanya)
15. ‘Aisyah r.ha. berkata “Aku bertanya kepada Rasulullah SAW. siapakah yang lebih besar haknya terhadap wanita ?” Jawab baginda, “Suaminya”. “Siapa pula berhak terhadap lelaki ?” Jawab Rasulullah SAW. “Ibunya”.
16. Seorang wanita yang apabila mengerjakan solat lima waktu, berpuasa wajib sebulan (Ramadhan), memelihara kehormatannya serta taat kepada suaminya, maka pasti akan masuk syurga dari pintu mana saja yang dia kehendaki.
17. Tiap perempuan yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah SWT memasukkan dia ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (10,000 tahun).
18. Apabila seseorang perempuan mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya. Allah SWT mencatatkan baginya setiap hari dengan 1,000 kebaikan dan menghapuskan darinya 1,000 kejahatan.
19. Dua rakaat solat dari wanita yang hamil adalah lebih baik dari 80 rakaat solat wanita yang tidak hamil.
20. Wanita yang hamil akan dapat pahala berpuasa pada siang hari.
21. Wanita yang hamil akan dapat pahala beribadat pada malam hari.
22. Apabila seseorang perempuan mulai sakit hendak bersalin, maka Allah SWT mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah SWT
23. Wanita yang bersalin akan mendapat pahala 70 tahun solat dan puasa dan setiap kesakitan pada satu uratnya Allah mengurniakan satu pahala haji.
24. Apabila seseorang perempuan melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosa seperti keadaan ibunya melahirkannya.
25. Sekiranya wanita mati dalam masa 40 hari selepas bersalin, dia akan dikira sebagai mati syahid.
26. Wanita yang memberi minum susu kepada anaknya dari badannya (susu badan) akan dapat satu pahala dari tiap-tiap titik susu yang diberikannya.
27. Jika wanita menyusui anaknya sampai cukup tempoh (2 1/2 tahun), maka malaikat-malaikat di langit akan khabarkan berita bahawa syurga baginya.
28. Jika wanita memberi susu badannya kepada anaknya yang menangis, Allah akan memberi pahala satu tahun solat dan puasa.
29. Wanita yang habiskan malamnya dengan tidur yang tidak selesa kerana menjaga anaknya yang sakit akan mendapat pahala seperti membebaskan 20 orang hamba.
30. Wanita yang tidak cukup tidur pada malam hari kerana menjaga anak yang sakit akan diampunkan oleh Allah akan seluruh dosanya dan bila dia hiburkan hati anaknya Allah memberi 12 tahun pahala ibadat.
31. Apabila seorang wanita mencucikan pakaian suaminya, maka Allah mencatatkan baginya seribu kebaikan, dan mengampuni dua ribu kesalahannya,bahkan segala sesuatu yang disinari sang suria akan meminta keampunan baginya, dan Allah mengangkatkannya seribu darjat untuknya.
32. Seorang wanita yang solehah lebih baik dari seribu orang lelaki yang tidak soleh, dan seorang wanita yang melayani suaminya selama seminggu, maka ditutupkan baginya tujuh pintu neraka dan dibukakan baginya lapan pintu syurga, yang dia dapat masuk dari pintu mana saja tanpa dihisab.
33. Mana-mana wanita yang menunggu suaminya hingga pulanglah ia, disapukan mukanya, dihamparkan duduknya atau menyediakan makan minumnya atau memandang ia pada suaminya atau memegang tangannya, memperelokkan hidangan padanya,memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya kerana mencari keridhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimah ucapannya,tiap-tiap langkahnya dan setiap pandangannya pada suaminya sebagaimana memerdekakan seorang hamba. Pada hari Qiamat kelak, Allah kurniakan Nur hingga tercengang wanita mukmin semuanya atas kurniaan rahmat itu. Tiada seorang pun yang sampai ke mertabat itu melainkan Nabi-nabi.
34. Tidakkan putus ganjaran dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya.
35. Wanita yang melihat suaminya dengan kasih sayang dan suaminya melihat isterinya dengan kasih sayang akan di pandang Allah dengan penuh rahmat.
36. Jika wanita melayan suami tanpa khianat akan mendapat pahala 12 tahun solat.
37. Wanita yang melayan dengan baik suami yang pulang ke rumah di dalam keadaan letih akan medapat pahala jihad.
38. Jika wanita mengurut suami tanpa disuruh akan mendapat pahala 7 tola emas dan jika wanita mengurut suami bila disuruh akan mendapat pahala tola perak.
39. Dari Hadrat Muaz ra.: Mana-mana wanita yang berdiri atas dua kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api,maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
40. Thabit Al Banani berkata : Seorang wanita dari Bani Israel yang buta sebelah matanya sangat baik khidmatnya kepada suaminya. Apabila ia menghidangkan makanan dihadapan suaminya, dipegangnya pelita sehingga suaminya selesai makan. Pada suatu malam pelitanya kehabisan sumbu, maka diambilnya rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada keesokkannya matanya yang buta telah celik. Allah kurniakan keramat (kemuliaan pada perempuan itu kerana memuliakan dan menghormati suaminya).
41. Pada suatu ketika di Madinah, Rasulullah SAW. keluar mengiringi jenazah. Baginda dapati beberapa orang wanita dalam majlis itu. Baginda lalu bertanya, “Adakah kamu menyembahyangkan mayat ?” Jawab mereka,”Tidak”. Sabda Baginda “Sebaiknya kamu sekalian tidak perlu ziarah dan tidak ada pahala bagi kamu. Tetapi tinggallah di rumah dan berkhidmatlah kepada suami niscaya pahalanya sama dengan ibadat-ibadat orang lelaki.
42. Wanita yang memerah susu binatang dengan “Bismillah” akan di doa'kan oleh binatang itu dengan doa keberkatan.
43. Wanita yang menguli tepung gandum dengan “Bismillah” , Allah akan berkahkan rezekinya.
44. Wanita yang menyapu lantai dengan berzikir akan mendapat pahala seperti meyapu lantai di Baitullah.
45. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang mengeluarkan peluh ketika membuat roti, Allah akan mejadikan 7 parit diantara dirinya dengan api neraka, jarak diantara parit itu ialah sejauh langit dan bumi.”
46. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang, Allah akan mencatatkan untuknya perbuatan baik sebanyak utus benang yang dibuat dan memadamkan seratus perbuatan jahat.”
47. “Wahai Fatimah, untuk setiap wanita yang menganyam akan benang dibuatnya, Allah telah menentukan satu tempat khas untuknya di atas tahta di hari akhirat.”
48. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang memintal benang dan kemudian dibuat pakaian untuk anak-anaknya maka Allah akan mencatatkan baginya ganjaran sama seperti orang yang memberi makan kepada 1000 orang lapar dan memberi pakaian kepada 1000 orang yang tidak berpakaian.”
49. “Wahai Fatimah, bagi setiap wanita yang meminyakkan rambut anaknya,menyikatnya, mencuci pakaian mereka dan mencuci akan diri anaknya itu, Allah akan mencatatkan untuknya pekerjaan baik sebanyak helai rambut mereka dan memadamkan sebanyak itu pula pekerjaan jahat dan menjadikan dirinya kelihatan berseri di mata orang-orang yang memerhatikannya.”
50. Sabda Nabi SAW: “Ya Fatimah barang mana wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong kumis (misai) dan mengerat kukunya, Allah akan memberi minum akan dia dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman dari taman- taman syurga dan dicatatkan Allah baginya kelepasan dari api neraka dan selamatlah ia melintas Titian Shirat.”
51. Jika suami mengajarkan isterinya satu masalah akan mendapat pahala 80 tahun ibadat.
52. Wanita yang menyebabkan suaminya keluar dan berjuang ke jalan Allah dan kemudian menjaga adab rumahtangganya akan masuk syurga 500 tahun lebih awal dari suaminya, akan menjadi ketua 70,000 malaikat dan bidadari dan wanita itu akan dimandikan di dalam syurga, dan menunggu suaminya dengan menunggang kuda yang dibuat dari yakut.
53. Semua orang akan dipanggil untuk melihat wajah Allah di akhirat,tetapi Allah akan datang sendiri kepada wanita yang memberati auratnya (menjaga aurat) iaitu memakai purdah di dunia ini dengan istiqamah.
54. Dunia ini adalah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah.
55. Salah satu tanda keberkatan wanita itu ialah cepat perkahwinannya,cepat pula kehamilannya dan ringan pula maharnya (mas kahwin).
56. Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau memandang kepadanya ia mengembirakan engkau, jika engkau memerintah di ta'atinya perintah engkau (taat) dan jika engkau berpergian dijaga harta engkau dan dirinya.
57. Dunia yang paling aku sukai ialah wanita solehah.
58. Rasulullah SAW bersabda bahawa, “Allah telah memberikan sifat iri (cemburu) untuk wanita dan jihad untuk lelaki. Jika seorang wanita melatih kesabarannya dengan iman dengan mengharapkan pahala dari sesuatu perkara yang menyebabkannya menjadi cemburu (iri hati), seperti misalnya suaminya menikahi istri kedua, maka ia akan menerima ganjaran seorang syahid”.

(Rujukan : Kanzul ‘Ummal, Misykah, Riadlush Shalihin, Uqudilijjain, Bhahishti Zewar, Al-Hijab dan lain-lain.)

Wallahu'alam....

(sumber:hasnulhadiahmad.blogspot)